Hindari 3 Kesalahan Umum Ini Ketika Menjalankan Facebook Ads

1389 views

Media periklanan online sungguh sudah sebagai alternatif dalam mempopulerkan suatu bisnis yang paling potensial. Daripada media konvensional ataupun media elektronik semacam iklan televisi, periklanan online tentu memiliki sejumlah kelebihan. Dan dengan proses melaksanakan kampanye iklan yang ideal, dana promosi bisnis yang anda perlukan pun dapat dimanage supaya lebih hemat tetapi selalu efektif.

Satu dari sekian banyak alternatif media periklanan online yang dapat anda pilih ialah Facebook Ads alias periklanan Facebook. Dengan total pengguna terbesar di seluruh dunia, cukup pasti beriklan lewat Facebook menonjolkan banyak keuntungan tuk menjangkau target market tertentu. Tetapi yang harus diperhatikan ialah kadang ada sejumlah kesalahan umum yang seringkali dikerjakan pihak pengiklan didalam menjalankan kampanye iklannya.

Berikut adalah 3 kesalahan umum tersebut, hingga kalian dapat menghindarinya dan bisa menjalankan promosi via Facebook lebih efektif dan efisien.

Terlalu Banyak Membuka Iklan

Seperti anda ketahui, didalam sistem Facebook Ads salah satu biaya iklan diterapkan dari tiap konten yang diiklankan. Konten-konten tadi akan dihitung sejalan dengan sistem dan kemudian munculah satuan nilai yang musti dibayar oleh pihak pengiklan.

Dalam hal ini yang betul-betul harus diwaspadai ialah tentang jumlah konten yang diiklankan. Makin banyak konten anda yang diiklankan jelas seakan-akan memberi pemikiran jika bisnis anda akan lebih banyak diketahui dan menarik konversi melalui penjualan produk. Tetapi kenyataannya, kesuksesan kampanye iklan tak hanya didasarkan dengan jumlahnya tapi cara konten iklan itu benar-benar sampai kepada target market yang tepat.

Ditambah lagi, untuk para pengiklan jelas sudah paham mengenai fitur Boost Post yang ditawarkan pihak Facebook di bagian bawah konten punya Anda. Fitur itu layaknya “umpan” untuk para pengiklan supaya membuka lebih banyak kampanye iklan. Jika tak bijak, bisa jadi biaya iklan Facebook Anda mahal tetapi dengan hasil konversi yang tak signifikan.

Konten yang Terlalu Umum

Banyak dijumpai konten-konten periklanan Facebook yang mempergunakan bahasa ataupun media gambar dan video yang sifatnya umum. Sebagai contoh, iklan yang ditujukan tuk target market Indonesia tetapi dikemas kedalam konten baik teks atau video memakai bahasa asing. Pasti hasilnya akan tak maksimal dan buang-buang biaya iklan tanpa efek yang valid.

Lebih detail lagi, konten yang terlampau umum pun dapat dinilai dari pesan, budaya, ataupun kebiasaan lokal yang terdapat di dalamnya. Contoh sederhana, bila anda mematok target Indonesia, lalu yang disajikan merupakan alat kontrasepsi, jelas akan sangat susah diterima. Pasalnya memang barang kontrasepsi ialah urusan yang umum, tetapi hal tersebut tetap bersifat tabu untuk mayoritas orang Indonesia. Jadi usahkan tuk menulis konten yang lebih khusus dan relevant.

Iklan yang Terkesan “Memaksa”

Dan kesalahan umum terakhir didalam melaksanakan kampanye periklanan Facebook ialah konten iklan yang berkesan kelewat memaksa. Kesalahan satu ini sengaja jadi salah satu penyakit yang masih tidak sedikit dijumpai berbagai media periklanan modern. Memampang iklan dengan konten yang mempublikasikan siapa Anda, produk Anda, atau justru ajakan dengan cara langsung tuk mempergunakan produk tertentu jadi hal yang tidak tepat tuk dilakukan.

Pasalnya kala ini konsumen online sudah berkembang dan perlu cara yang lebih kreatif dan merekrut, daripada mendapatkan pemaksaan lewat konten iklan. Akan setingkat lebih baik anda memberi konten yang sanggup menghibur dan dengan tidak langsung mengajak konsumen tuk suka dengan bisnis Anda. Saat sudah suka, maka cara pengenalan baru boleh dijalankan di tahap berikutnya.

Tags: #belajar buat blog wordpress #cara meningkatkan seo blog #jasa seo bandung #jasa seo murah jakarta #seo blogger templates free #seo friendly blogger template 2015 #seo friendly blogspot templates #super seo optimized blogger template

Leave a reply "Hindari 3 Kesalahan Umum Ini Ketika Menjalankan Facebook Ads"

Author: